Skip to main content

BAGI PETERNAK BURUNG TIDAK USAH KAWATIR ADA KABAR BAIK, “BILLY RATMONO DARI DESA SAMUDRA KECAMATAN GUMELAR KABUPATEN BANYUMAS CIPTAKAN ALAT PENETAS TELUR BURUNG AJAIB”



Para peternak burung kicau sering mengalami kerugian gegara perilaku burung yang tidak mau mengerami telurnya. Burung kicau yang memiliki tipikal sebagai burung petarung, tidak akan mau mengerami telurnya ketika mendengar suara burung lain yang mengganggunya.
Persoalan seperti ini juga dialami oleh Billy Ratmono (40), peternak burung di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar, Banyumas. Kerugian yang sering dialami, mendorong Billy Ratmono untuk menciptakan alat penetas telur burung yang memudahkan para peternak burung.
“Banyak peternak burung terpaksa membuang telur yang tidak dierami oleh indukannya. Hal ini sangat merugikan para peternak, apalagi jika jenis burung yang harganya mahal,” tutur Billy, saat ditemui Purwokertokita.com, minggu (21/02).
Billy menciptakan alat penetas burung yang dia sebut dengan nama incubator include brooder. Alat penetas ini didesain full digital, sehingga tidak perlu mengontrol atau membalik telur yang hendak ditetaskan.
“Alat ini sangat memudahkan para peternak burung, taruh telur lalu tinggal tunggu menetas saja,” ujarnya.
Menurut Billy, dengan alat penetas telur ciptaannya, telur burung bisa menetas dalam waktu rata-rata 15 hari, kecuali telur burung love bird yg bisa sampai 20 harian lebih. Keunggulan lainnya, incubator include brooder dilengkapi dengan brooder yang tidak ada pada alat penetas burung lain yang banyak dijual di pasaran.
“Brooder berfungsi untuk menjaga suhu saat telur burung menetas, karena anakan burung yg baru menetas membutuhkan suhu yg stabil sampai umur satu minggu. Alat penetas lain yg banyak dijual di pasaran rata-rata tidak ada broodernya, ini menyulitkan peternak, karena resiko anakan burung mati setelah menetas itu tinggi,” tambah Billy.
Alat penetas telur burung ciptaan Billy dibuat dengan berbagai model, kapasitas telur burung menyesuaikan permintaan dari peternak burung yang memesan padanya. Alat penetas ini sudah digunakan oleh peternak burung di Jakarta, selain sesama peternak burung di Banyumas dan sekitarnya.
“Harga jual alat penetas full digital tanpa brooder biasanya 800 ribuan, tapi kalo lengkap dengan brooder harganya sampai satu jutaan,” kata Billy.
Sumber :  http://purwokertokita.com/bisnis/billy-ratmono-ciptakan-alat-penetas-telur-burung-ajaib.html?fb_action_ids=1210111892350088&fb_action_types=og.likes

Comments

Popular posts from this blog

Jaringan Terbuka Pi Akan Diluncurkan 20 Februari 2025

  Pelopor, Jaringan Pi akan resmi beralih ke periode Jaringan Terbuka Mainnet pada  pukul 8:00 UTC tanggal   20 Februari 2025  ! Sebagai hasil kerja keras dan komitmen dari seluruh komunitas Pi selama enam tahun terakhir, komunitas Pi mengambil langkah besar berikutnya dalam mencapai  visi  Pi tentang ekosistem peer-to-peer dan pengalaman online paling inklusif di dunia, yang didorong oleh Pi, token asli dari Pi Network Kami telah mencapai 10,14 juta migrasi Mainnet, melampaui target awal 10 juta, berkat peningkatan yang diumumkan pada  pembaruan linimasa  terakhir , dan Pi siap membuka ekosistem berbasis utilitas tempat lebih dari 19 juta Pionir kami yang identitasnya terverifikasi kini dapat menggunakan Pi—mata uang kripto yang didukung fungsi dan aplikasi dunia nyata.  Pada hari peluncuran, nantikan informasi lebih lanjut tentang Open Network! Untuk saat ini, mari kita lihat kembali perjalanan Pi, apa yang diharapkan pada peluncuran Open N...

Pengamat: Sanusi Ditangkap KPK, Gerindra Kalah Sebelum Pilgub DKI

Anggota DPRD DKI Jakafrta dari Fraksi Gerindra Mohammad Sanusi tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‎Tersandungnya Sanusi dalam kasus korupsi ini akan semakin mencederai kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Apalagi Sanusi merupakan salah satu bakal calon Gubernur DKI dari Partai Gerindra. Ketua Departemen Research dan Consulting Para Syndicate Toto Sugiarto menilai, kasus itu akan sangat merugikan Gerindra dan parpol-parpol lain di Pilkada DKI 2017. Bahkan, dengan tersandungnya satu kader pada kasus korupsi membuat Partai Gerindra sulit berkompetisi merebut kursi DKI 1 pada periode 2017-2022. "Gerindra ini sudah lemas. Kasus ini sangat jelas berdampak besar. Jadi Gerindra ini sudah kalah sebelum bertanding," ucap Toto dalam diskusi bertajuk 'Pilkada DKI: Mencari Alternatif Selain Ahok' di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016). Menurut dia, saat ini figur yang mampu mengalahkan petahana Basuki Tjahaja ...

Arti Nama Indonesia, Nusantara dan Asal-Usulnya

Nama Nusantara berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yaitu nusa yang berarti “pulau” dan antara yang berarti “luar”. Nusantara digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar Majapahit (Jawa). Perkataan Nusantara kita dapatkan dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada yang diucapkan dalam upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Kerajaan Majapahit (tahun 1258 Saka/1336 M) yang tertulis di dalam Kitab Pararaton (Raja-raja): Sira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang , Dompo, ring Bali , Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. (Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “Jika telah mengalahkan nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru...