Skip to main content

MENDES MARWAN APRESIASI PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK PAUD DAN POSYANDU



Mengunjungi Desa Baru, Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengapresiasi penggunaan dana desa yang dipergunakan membangun PAUD dan Posyandu.

"Penggunaan dana desa di desa ini sudah sesuai dengan Permen No 21 tahun 2015 tentang prioritas penggunaan dana desa. Selain untuk infrastruktur dan penguatan ekonomi, dana desa juga diprioritaskan untuk membangun pelayanan dasar seperti Paud dan Posyandu," ujar Menteri Marwan di Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

Selain digunakan untuk pembangunan PAUD dan Posyandu, dana desa di Desa Baru juga digunakan untuk membangun ingragtsruktur seperti jalan desa dan drainase.

"Di desa ini infrastrukturnya sudah bagus karena dana desa benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan jalan dan drainase,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Baru, Kecamatan Manggar, Mislan Kadir mengaku sangat terbantu dengan adanya dana desa. "Kita benar-benar manfaatkan dana desa yang diberikan oleh pemerintah pusat, untuk membangub PAUD ini kita sudah habiskan 115 juta," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mislan juga mendukung langkah Menteri Desa yang telah mendorong pencairan dana desa dipersingkat menjadi dua tahap. "Kalau dua termin bisa lebih kenceng. Oktober penggunaan dana desa bisa selesai," paparnya.

Sumber : http://www.kemendesa.go.id/berita/1864/mendes-marwan-apresiasi-penggunaan-dana-desa-untuk-paud-dan-posyandu

Comments

Popular posts from this blog

Pengamat: Sanusi Ditangkap KPK, Gerindra Kalah Sebelum Pilgub DKI

Anggota DPRD DKI Jakafrta dari Fraksi Gerindra Mohammad Sanusi tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‎Tersandungnya Sanusi dalam kasus korupsi ini akan semakin mencederai kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Apalagi Sanusi merupakan salah satu bakal calon Gubernur DKI dari Partai Gerindra. Ketua Departemen Research dan Consulting Para Syndicate Toto Sugiarto menilai, kasus itu akan sangat merugikan Gerindra dan parpol-parpol lain di Pilkada DKI 2017. Bahkan, dengan tersandungnya satu kader pada kasus korupsi membuat Partai Gerindra sulit berkompetisi merebut kursi DKI 1 pada periode 2017-2022. "Gerindra ini sudah lemas. Kasus ini sangat jelas berdampak besar. Jadi Gerindra ini sudah kalah sebelum bertanding," ucap Toto dalam diskusi bertajuk 'Pilkada DKI: Mencari Alternatif Selain Ahok' di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016). Menurut dia, saat ini figur yang mampu mengalahkan petahana Basuki Tjahaja ...

Jaringan Terbuka Pi Akan Diluncurkan 20 Februari 2025

  Pelopor, Jaringan Pi akan resmi beralih ke periode Jaringan Terbuka Mainnet pada  pukul 8:00 UTC tanggal   20 Februari 2025  ! Sebagai hasil kerja keras dan komitmen dari seluruh komunitas Pi selama enam tahun terakhir, komunitas Pi mengambil langkah besar berikutnya dalam mencapai  visi  Pi tentang ekosistem peer-to-peer dan pengalaman online paling inklusif di dunia, yang didorong oleh Pi, token asli dari Pi Network Kami telah mencapai 10,14 juta migrasi Mainnet, melampaui target awal 10 juta, berkat peningkatan yang diumumkan pada  pembaruan linimasa  terakhir , dan Pi siap membuka ekosistem berbasis utilitas tempat lebih dari 19 juta Pionir kami yang identitasnya terverifikasi kini dapat menggunakan Pi—mata uang kripto yang didukung fungsi dan aplikasi dunia nyata.  Pada hari peluncuran, nantikan informasi lebih lanjut tentang Open Network! Untuk saat ini, mari kita lihat kembali perjalanan Pi, apa yang diharapkan pada peluncuran Open N...

Arti Nama Indonesia, Nusantara dan Asal-Usulnya

Nama Nusantara berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yaitu nusa yang berarti “pulau” dan antara yang berarti “luar”. Nusantara digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar Majapahit (Jawa). Perkataan Nusantara kita dapatkan dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada yang diucapkan dalam upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Kerajaan Majapahit (tahun 1258 Saka/1336 M) yang tertulis di dalam Kitab Pararaton (Raja-raja): Sira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, TaƱjung Pura, ring Haru, ring Pahang , Dompo, ring Bali , Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. (Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “Jika telah mengalahkan nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru...