Skip to main content

Terserap 100 Persen, Dubes AS Mengaku Kagum Program Dana Desa



JAKARTA - Robert O Blake, Duta Besar Amerika Serikat mengaku kagum dengan realisasi Dana Desa tahun 2015 yang sudah terealisasi 100 persen. Penyaluran Dana Desa secara langsung ke pemerintah desa oleh pemerintahan Presiden Jokowi itu diyakini dapat membantu mempercepat proses pembangunan desa di Indonesia.
“Kementerian Anda (Marwan Jafar) sangat difokuskan oleh Pak Jokowi (Presiden RI). Karena, banyak anggaran yang difokuskan ke Kementerian Desa,” ujar Robert kepada Marwan Jafar, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Kamis (3/3/2016).
Meski mengalami deviasi sekitar 6 persen dalam penyaluran Dana Desa, Robert menilai hal itu masih dalam batas wajar. Pasalnya, mengelola dana desa sebesar Rp 20, 7 Triliun bukanlah hal mudah.
Dalam kunjungannya di Kementerian Desa PDTT tersebut Robert menanyakan, bagaimana Menteri Marwan bisa menekan angka deviasi dana desa. Ia juga meminta Menteri Marwan berbagi trik, dalam mengelola dan mengawasi program tersebut. “Seberapa efektif uang yang ditransfer ke desa melalui dana desa ini untuk desa,” tanya Robet.
Dalam hal ini, Menteri Marwan menjelaskan, bahwa Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang desa,  telah memberikan manfaat yang sangat besar untuk desa, terutama dalam bidang infrastruktur. Sebab saat ini, dana desa diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur desa.
“Jumlah dana desa yang disalurkan ke desa mempertimbangkan beberapa hal, seperti Tingkat Kemiskinan, letak geografis dan jumlah penduduk. Dana yang disalurkan juga berdasarkan program yang diajukan desa, yang dihasilkan melalui Musyawarah Desa,” terangnya.
Selanjutnya terkait pengawasan, lanjut Marwan, pihaknya telah membentuk ribuan pendamping yang mendampingi desa dalam mengelola dana desa. Selain itu, ia juga telah membentuk Satuan Tugas Desa, dan menggandeng sebanyak 60 Perguruan Tinggi untuk membantu mengawasinya.
“Kita punya BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang mengawasi ini. Juga kita punya ribuan pendamping desa, Satgas desa. Kita juga telah membuat forum universitas,” ungkapnya.
Terkait deviasi dana desa, Menteri Marwan menegaskan, bahwa hal tersebut hanya berkaitan dengan penempatan dana desa yang kurang tepat. Bukan disebabkan oleh penyalahgunaan anggaran.
"Jadi itu hanya persoalan penempatan yang kurang tepat. Misalnya, ada yang digunakan untuk memperbaiki kantor desa. Ini tidak disarankan, seharusnya digunakan untuk kebutuhan infrastruktur desa lainnya," terangnya.
 
sumber : http://www.kemendesa.go.id/berita/1858/terserap-100-persen-dubes-as-mengaku-kagum-program-dana-desa

Comments

Popular posts from this blog

KUMPULAN FOTO CEWE PAKE JILBAB TAPI GA PAKE CELANA      Foto Jilbab Tidak Pakai Celana , Beberapa foto terbaru bikin heboh netizen, pasalnya dalam foto tersebut menampilkan wanita cantik yang memakai hijab tetapi tidak memakai celana. Kumpulan foto cewek cantik ini sontak menjadi banyak dicari di google image dan tidak sedikit orang yang malah membagikan berita ini. Sekarang ini memang sering kita jumpai foto-foto perempuan yang tidak risih memamerkan photo seronok. Lihat Juga Kumpulan Trend Fashion Hijab 2015 Terkini dan Terbaru. Sebelum foto-foto itu dihapus, Twetinfo.com sengaja membagikan kumpulan foto jilbab hot tidak pakai celana tersebut. Kami sengaja menampilkan foto aslinya supaya kita dapat mengambil sisi positive dan meninggalkan sisi negative venomena ini. Tentunya kebanyakan dari kita pasti sudah biasa melihat foto seronok yang mengikuti gaya barat, jadi jangan nafsu. Selamat menikmati kumpulan foto lengkapnya. " Cewek j...

Pengamat: Sanusi Ditangkap KPK, Gerindra Kalah Sebelum Pilgub DKI

Anggota DPRD DKI Jakafrta dari Fraksi Gerindra Mohammad Sanusi tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‎Tersandungnya Sanusi dalam kasus korupsi ini akan semakin mencederai kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Apalagi Sanusi merupakan salah satu bakal calon Gubernur DKI dari Partai Gerindra. Ketua Departemen Research dan Consulting Para Syndicate Toto Sugiarto menilai, kasus itu akan sangat merugikan Gerindra dan parpol-parpol lain di Pilkada DKI 2017. Bahkan, dengan tersandungnya satu kader pada kasus korupsi membuat Partai Gerindra sulit berkompetisi merebut kursi DKI 1 pada periode 2017-2022. "Gerindra ini sudah lemas. Kasus ini sangat jelas berdampak besar. Jadi Gerindra ini sudah kalah sebelum bertanding," ucap Toto dalam diskusi bertajuk 'Pilkada DKI: Mencari Alternatif Selain Ahok' di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016). Menurut dia, saat ini figur yang mampu mengalahkan petahana Basuki Tjahaja ...

Cerita Habibie ditawari WN Jerman dan Prabowo tolak WN Yordania

Tidak semua tawaran dan iming-iming untuk pindah status kewarganegaraan langsung diterima. Salah satu faktor utamanya adalah nasionalisme terhadap Tanah Air dan mengabdi bagi bangsa dan negara. Begitulah kira-kira kamus pemikiran Mantan Presiden Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie dan Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Indonesia memang melarang warga negaranya memiliki dua kewarganegaraan. Jika melanggar, orang tersebut kehilangan status sebagai warga negara Indonesia. BJ Habibie menjadi satu sosok kebanggaan Indonesia sampai sekarang. Yang paling mencolok adalah jasanya dalam membangun sumber daya manusia. Sehingga Indonesia mampu menciptakan pesawat untuk kali pertama. Kecerdasan, totalitas dan tanggung jawab terhadap negara rupanya tidak hanya kelihatan saat dia di Indonesia. Sebelum Indonesia sadar akan potensinya, Habibie sudah beberapa kali ditawari oleh beberapa negara lain untuk menggalakkan teknologi pesawat terbang. Tawaran pertama datang datang dari Jerma...