Skip to main content

CERITA LUCU



CERITA 1
Sebuah obrolan terjadi di tempat peternakan hewan :
Obrolan 1 :
Ayam menyapa : hay beb
Bebek menjawab : hay juga Ay

Obrolan 2 :
Sapi berkata : saya heran sama kamu baru lahir udah kumisan
Kucing menjawab : kamu jg bkin sya heran udah tau susunya gede keluyuran kemana mana ga pake BH

Obrolan 3 :
Anjing berkata : hay cing kenapa loe murung banget hari ini
Kucing menjawab : gue mau kawin baru kjar kejaran sama bokin udah disambit, mau beol disambit, lewat depan warteg ditendang, "enak mbok"
Anjing berkata : loe mnding cing lah gua lebih parah orang si A marah sama orang si B gua yang di  panggil panggil, dasar anjing loe" anjing sialan

Obrolan 4 :
Mentok nih lnjutin dong

CERITA 2
Salah mengartikan kata
Ad sebuah kisah disuatu desa
Namanya samaran
1. Bardi tukng bangunan
2. Kardun pngantin baru
3. Mmah pngntin baru

Kisah ini terjadi ketika acara hajatan pernikhn kardun dan mmah, dngn suka cita mereka menyalakan mercon kmbang api sehingga ada yang slah arah dan merusak genting dan keesokan harinya Bardi diminta untuk mmbetulkan genting yang rusak akibat mercon, ketika Bardi mmetulkan genting terdengar suatu percakapan dari kardun dan mmah; mmah pngen anak laki - laki ap perempuan, kardun menjawab, "kita serahkan saja pada yang diatas". Seketika itu Bardi yang sedang diatas atap membetulan genting marah dan dan melempar genting pada Kardun, kamu sembarangan yah saya ga ikut bikin ga ikut goyang mlah terserah saya edan kamu, lalu kardun turun dan pergi begitu saja.
Monggo ambil hikmah sendiri dari cerita diatas

Comments

Popular posts from this blog

Jaringan Terbuka Pi Akan Diluncurkan 20 Februari 2025

  Pelopor, Jaringan Pi akan resmi beralih ke periode Jaringan Terbuka Mainnet pada  pukul 8:00 UTC tanggal   20 Februari 2025  ! Sebagai hasil kerja keras dan komitmen dari seluruh komunitas Pi selama enam tahun terakhir, komunitas Pi mengambil langkah besar berikutnya dalam mencapai  visi  Pi tentang ekosistem peer-to-peer dan pengalaman online paling inklusif di dunia, yang didorong oleh Pi, token asli dari Pi Network Kami telah mencapai 10,14 juta migrasi Mainnet, melampaui target awal 10 juta, berkat peningkatan yang diumumkan pada  pembaruan linimasa  terakhir , dan Pi siap membuka ekosistem berbasis utilitas tempat lebih dari 19 juta Pionir kami yang identitasnya terverifikasi kini dapat menggunakan Pi—mata uang kripto yang didukung fungsi dan aplikasi dunia nyata.  Pada hari peluncuran, nantikan informasi lebih lanjut tentang Open Network! Untuk saat ini, mari kita lihat kembali perjalanan Pi, apa yang diharapkan pada peluncuran Open N...

Pengamat: Sanusi Ditangkap KPK, Gerindra Kalah Sebelum Pilgub DKI

Anggota DPRD DKI Jakafrta dari Fraksi Gerindra Mohammad Sanusi tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‎Tersandungnya Sanusi dalam kasus korupsi ini akan semakin mencederai kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Apalagi Sanusi merupakan salah satu bakal calon Gubernur DKI dari Partai Gerindra. Ketua Departemen Research dan Consulting Para Syndicate Toto Sugiarto menilai, kasus itu akan sangat merugikan Gerindra dan parpol-parpol lain di Pilkada DKI 2017. Bahkan, dengan tersandungnya satu kader pada kasus korupsi membuat Partai Gerindra sulit berkompetisi merebut kursi DKI 1 pada periode 2017-2022. "Gerindra ini sudah lemas. Kasus ini sangat jelas berdampak besar. Jadi Gerindra ini sudah kalah sebelum bertanding," ucap Toto dalam diskusi bertajuk 'Pilkada DKI: Mencari Alternatif Selain Ahok' di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016). Menurut dia, saat ini figur yang mampu mengalahkan petahana Basuki Tjahaja ...

Arti Nama Indonesia, Nusantara dan Asal-Usulnya

Nama Nusantara berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yaitu nusa yang berarti “pulau” dan antara yang berarti “luar”. Nusantara digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar Majapahit (Jawa). Perkataan Nusantara kita dapatkan dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada yang diucapkan dalam upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Kerajaan Majapahit (tahun 1258 Saka/1336 M) yang tertulis di dalam Kitab Pararaton (Raja-raja): Sira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, TaƱjung Pura, ring Haru, ring Pahang , Dompo, ring Bali , Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. (Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “Jika telah mengalahkan nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru...